Akibat Kekurangan Vitamin A, B1, dan B2

Post a Comment

Masa pandemi gini kayaknya badan sering halu ya. Ga cuma perasaan aja. Kadang enakan, kadang ga nyaman. Mungkin itu akibat kekurangan vitamin, lho. 



Kalau beneran kekurangan vitamin, masih bisa diatasi kok. Sobat Dewa Alam tak perlu cemas.

Pastinya tahu dong, kalau tubuh manusia selalu membutuhkan sejumlah vitamin dan mineral. Setiap hari! Vitamin dibutuhkan untuk membuat tubuh dapat berfungsi dengan baik dan tetap sehat. Kita bisa memastikan ketepatan takaran itamin dan mineral dalam diet harian.

Diet yang seimbang dapat memasok tubuh dengan itamin dan mineral yang dibutuhkan. Harus tepat karena jika kelebihan akan keluar percuma melalui keringat, kalau kurang akan menimbulkan masalah. Gejala kekurangan vitamin bisa dilihat dengan mata jeli. Biasanya akan muncul dengan sendirinya ketika kekurangan vitamin sudah pada tingkat lanjut.

Defisiensi atau kekurangan vitamin A, B1, dan B2 terjadi akibat pola makan yang buruk, stres, kekurangan vitamin, atau mengkonsumsi obat-obatan yang mengganggu konsumsi vitamin. 


Akibat kekurangan vitamin A, B1, dan B2

Ini lho beragam masalah dan gangguan yang muncul akibat kurang vitamin yang dibutuhkan...

1. Selalu merasa lelah, kadang disertai hilangnya nafsu makan. Ini terjadi jika tidak mendapatkan kecukupan vitamin A, B1, dan B2.

2. Mengalami stres mental dan emosional, bibir pecah-pecah, dan kebiasaan menjengkelkan atau menyakitkan lainnya juga merupakan gejala kekurangan vitamin A, B1, dan B2 .


Makanya....

Jika sobat Dewa Alam selalu merasa lelah atau kekurangan energi, jangan langsung kepikiran penyakit aneh-aneh. Coba cek dulu nutrisi yang dikonsumsi. Kalau semua oke dan masih merasakan dua gejala itu, baru deh, periksa ke dokter.

Dokter ga akan merasa rugi kalau ilmu kayak gini tersebar. Mereka bisa fokus menyembuhkan penyakit yang kronis dan kritis. Kalau penyakit sepele bisa sembuh dari rumah.

Caranya juga gampang banget, sering baca Dewa Alam saja. 

Akibat mengalami defisiensi vitamin tertentu dalam waktu lama memang cukup menghawatirkan. Pada anak bisa jadi kasus stunting. 

Tapi kalau masalahnya hanya karena pola makan yang buruk, jika mengunjungi dokter dengan keluhan ini, bisa jadi obatnya hanya berupa suplemen berisi vitamin dan mineral. 


Diet tetap minum vitamin?

Mereka yang sedang memberlakukan diet juga harus tetap mengonsumsi vitamin dan suplemen. Bahkan tak peduli seberapa sehat Anda pun, vitamin dan suplemen yang tepat tetap harus diprioritaskan. Ini penting untuk memenuhi kebutuhan tubuh. 

Vitamin adalah sumber cadangan yang bagus. Bahkan diet kamu rawan gagal jika kurang vitamin tertentu.

Vitamin dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Jadi bebas saja tak perlu resah bertanya pada Google kapan waktu tepat minum vitamin. 

Yang jelas, selama pandemi ini kita harus aware dengan kesehatan dan menetapkan gaya hidup sehat. Dan yang tetap penting adalah jangan lupa untuk bahagia....

Related Posts

Post a Comment