Tanda Anak Kurang Kalsium

Post a Comment

Anak sehat menjadi dambaan orangtua. Kondisi ini tidak terjadi dengan sendirinya. Perlu upaya-upaya khusus. Misalnya jika anak mengalami beberapa tanda kurang kalsium, maka perlu penanganan khusus. Misalnya memastikan anak memakan buah yang mengandung kalsium. 

Tanda Anak Kurang Kalsium


Sobat Dewa Alam, menjadi sehat itu sangat penting. Menjadi sehat dengan biaya serasional mungkin lebih penting. Itulah sebabnya keluarga perlu membentuk pola hidup sehat.

Mungkin sobat sulit memahami kalimat, penyakit keluarga tidak diturunkan tapi diciptakan. Ibu yang diabetes tidak melahirkan anak diabetes. Ia punya risiko lebih besar daripada anak lain tapi risiko ini bisa dihilangkan dengan pola makan dan pola hidup yang tepat.

Pun demikian dengan nutrisi tertentu dalam tubuh anak. Kali ini Dewa Alam akan membahas tentang kalsium. Awalnya sih karena tertarik dengan tulisan Jika Ibu Hamil Kurang Kalsium, lalu mengembangkannya sendiri ke anaknya.

Saat melihat gigi anak gigis alias habis, biasanya yang teringat pertama kali adalah makanan manis yang selalu dikonsumsi oleh anak. Umumnya anak-anak memang sangat suka makan yang manis-manis. Jika ibunya tidak membiasakan anak 'membilas' rasa manis itu dengan minum air putih, biasanya gigi anak jadi keropos.

Hal ini ada benarnya dan memang benar, namun bisa dicegah dengan memastikan gigi dan tulang anak memang kuat. Kalsium saat ia berada dalam kandungan dan saat menyusu sangat membantu mempertahankan keindahan gigi. 

Aku punya tiga anak dan bisa dikatakan gigi mereka masih sangat baik. Bahkan setelah gigi susunya berganti jadi gigi sejati. 

Makanan dan minuman manis memang bisa mengikis lapisan enamel gigi. Makanya anak yang kekurangan kalsium akan lebih mudah mengalami kerusakan gigi. 

Tak hanya gigi yang keropos. Coba amati kuku anak. Jika kuku tersebut rapuh dan pecah-pecah, bisa dijadikan tanda bahwa ia kekuragan kalsium. Kedua anggota tubuh tersebut memang menjadi tempat penyimpanan kalsium. 

Anak kecil misalnya balita yang sehat biasanya memiliki kulit yang lembab dan rambut yang bercahaya. Jika kulit dan rambut anak kering, sangat mungkin ia mengalami defisiensi kalsium juga. Ditambah pertumbuhan semua itu jauh lebih lambat daripada usianya.

Kekurangan kalsium juga tampak pada anak yang pertumbuhannya lambat alias stunting. Bagaimanapun mineral yang satu ini memang berperan penting dalam sirkulasi darah, pelepasan hormon dan enzim pertumbuhan. 

Tak hanya kalsum, sebaiknya anak juga jangan sampai kekurangan vitamin A, B1 dan B2.

Related Posts

Post a Comment